Assalamuallaikum.
Saya dengar; katanya, Bulan ini adalah bulan yang penuh cinta dan kasih sayang? Iya? Maaf, tapi saya tidak. Cinta dan kasih sayang yang saya punya itu untuk selamanya.
Saya dengar; katanya, Bulan ini adalah bulan yang penuh cinta dan kasih sayang? Iya? Maaf, tapi saya tidak. Cinta dan kasih sayang yang saya punya itu untuk selamanya.
Bulan ini
adalah bulan Februari, bagi kalangan anak muda zaman sekarang adalah hari yang
penuh cinta dan kasih sayang. Berarti cinta dan kasih sayang yang penuh hanya ada
di bulan ini? Tentu tidak. Kasih sayang yang penuh itu ada di setiap harinya,
dengan rasa yang tulus dan putih.
Kasih sayang
yang penuh itu ada didalam diri kita masing-masing, bukan hanya ada di dalam
bulan ini. Bagi saya bulan ini adalah bulan yang sama seperti bulan-bulan yang
lainnya, mungkin saja hanya penanggapannya yang berbeda.
Percaya atau tidak, sudah jelas saya tidak percaya. Karena bagi saya, cinta dan kasih sayang yang penuh itu berjalan dengan sendirinya tanpa ada batasan jarak untuk di tempuh. Bukan hanya ada di dalam bulan ini. Berarti cinta dan kasih sayang kalian yang penuh itu hanya ada di bulan Februari dong?
Percaya atau tidak, sudah jelas saya tidak percaya. Karena bagi saya, cinta dan kasih sayang yang penuh itu berjalan dengan sendirinya tanpa ada batasan jarak untuk di tempuh. Bukan hanya ada di dalam bulan ini. Berarti cinta dan kasih sayang kalian yang penuh itu hanya ada di bulan Februari dong?
Tulisan ini
bukan berarti saya iri dengan kalian yang masih saja mengikuti perkembangan
zaman, hanya saja saya tidak pernah mau mempercayai Hari Valentine. Saya
mencintai kekasih saya tidak hanya untuk hari ini, saya mencintai ia di hari
kemarin, sekarang, esok, dan bahkan seterusnya.
Gaes,
bukannya saya sok tahu atau apa, saya cuma ingin memberitahukan kepada kalian
semua; Cinta dan kasih sayang yang penuh itu selalu berjalan dengan seiringnya
waktu. Tanpa ada batasan apapun.
Kalau memang
kalian percaya adanya hari Valentine, silahkan. Itu hak kalian. Tapi, jika kalian bertanya kepada saya ' apa anda percaya dengan hari Valentine? ' Dengan sangat jelas saya menjawab;
' I did not believe it, but that does not mean I do not, resepect with guys who really believe. '
' I did not believe it, but that does not mean I do not, resepect with guys who really believe. '
Sepertinya jam menulis saya sudah hampir habis, jika ada kesalahn dalam kata-kata ini, tolong dimaafkan.
Teruntukmu, kekasih hati.
Percayalah, aku mempunyai
cinta dan kasih sayang
Yang penuh tidak hanya untuk
dihari ini. Namun seterusnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar